Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) tingkat Desa Piasa Wetan menyelenggarakan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Santunan bagi 16 anak yatim piatu pada Sabtu malam (27/6/2026) mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung dengan khidmat di Masjid Al Huda Desa Piasa Wetan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari Desa Piasa Wetan dan sekitarnya. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Lasiman, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Kyai Imam Samungi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Piasa Wetan, Sakir, mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana muhasabah (introspeksi diri), mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim piatu.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia PHBI menyerahkan santunan kepada 16 anak yatim piatu. Santunan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, semangat, serta motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Suasana malam semakin semarak dengan lantunan sholawat yang diiringi oleh M. Nada Susukan, Banjarnegara, sehingga menambah kekhidmatan acara dan menggugah kecintaan jamaah kepada Rasulullah SAW.
Acara inti diisi tausiyah oleh K.H. Fatkhurrohman, S.Ag., M.Pd. dari Kebumen. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa dunia akan terus berputar dan waktu tidak pernah berhenti berjalan. Oleh karena itu, setiap pergantian tahun hendaknya dijadikan momentum untuk memperbaiki diri dan membuka lembaran kehidupan yang lebih baik. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk meninggalkan segala hal yang kurang baik dan terus meningkatkan amal kebaikan yang telah dilakukan. Sebab, apabila seseorang tidak berusaha menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, maka ia termasuk golongan orang yang merugi.
Selain itu, beliau berpesan agar senantiasa melihat ke bawah dalam urusan dunia sehingga hati dipenuhi rasa syukur atas segala nikmat Allah SWT. Ketika sedang menghadapi kesulitan hidup, hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena di balik setiap ujian terdapat hikmah bagi orang-orang yang beriman. Beliau juga menegaskan bahwa terkadang seseorang harus memaksa dirinya untuk membiasakan beribadah dan berbuat baik. Dengan istiqamah, keikhlasan akan tumbuh dan mengiringi setiap amal yang dilakukan.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Al Huda Desa Piasa Wetan ini, diharapkan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mampu menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama mewujudkan Desa Piasa Wetan yang religius, rukun, dan penuh keberkahan.